Pagar Nyandar Punya Sabia

Rabu, 08 November 2017

Orderan Marni

Dua hari saya dihajar flu berat, hidung belum tersumbat sih alhamdulillah, tenggorokan sakit banget, karena batuk kering jadi kepala semakin nyut-nyutan.
Kliyengan.. jalan sempoyongan.. pengennya tidur melulu.

Apa iya tapi... bisa tidur kalau masih ada tanggungan?
Engga..... huhuhu...  Orderan kue sudah jauh hari ngga mungkin di cancel, namanya bunuh diri hahaha.

Okeh, kita gerak ya kru.  Seperti biasa sang manager tinggal tunjuk dan memberi arahan. Bikin minum jahe dulu buat mama. Yah, jahe ga ada, ngga apa-apa yang penting anget aja.
Bahan baku sudah tersedia, kak Sissy menyiapkan peralatan, mas Abit nanti bantu mama cetak-cetak. Nah sekarang pegangin mama yang mau ngadon dulu ya, biar ngga sempoyongan.

Ubrek-ubrek selanjutnya mulai bergantian mencetak kue martabak mini, alhamdulillah gosong sikit tak mengapa. Sudah lama juga tidak membuat kue yang sebutannya kue terang bulan kalau di Jawa.

Dengan tenaga dan kesehatan yang kurang stabil, jadi juga kue orderan ini.  tapi apakah tantangan selesai disini?
Owww... tidaak... gambar dibawah ini menunjukkan saat kehebohan terjadi..



Waktunya dah mepet banget, ditambah hujan deras dengan petir-petir yang bersahutan.. tidak mungkin memaksa si Papa untuk delivery dengan membawa 4 kardus kue..
Biasanya sih, berdua dengan saya sanggup saja membawanya.
Akhirnya, ngga mau pikir panjang lagi, order taxi online saja. Alamat kan sudah jelas tertera.
Ngga lama, dapat telpon dari pemesan kue bahwa kue yang dipesan sudah sampai.....

Segala sesuatu bisa dikondisikan, asal ada dukungan dan komunikasi yang baik. Semua insyaAllah berjalan lancar.

Everything happen for a reason..

#hari6
#GameLevel1
#tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP


Tidak ada komentar:

Posting Komentar