Pagar Nyandar Punya Sabia

Sabtu, 17 Februari 2018

Daun Ruku-Ruku

Jalan-jalan kali ini banyak sekali yang di dapat Sissy. Didapat dari ibu kak Dessy yang ditanam di halaman rumahnya.  Salah satunya menambah jumlah koleksi tanaman Sissy.




Daun ruku-ruku.  Tanaman yang daunnya mempunyai kemiripan dengan daun kemangi. Aromanya khas, tetapi berbeda dengan aroma daun kemangi. 
Cara memasaknya pun lain. Karena mendengar kalimat cara memasak yang berbeda, membuat Sissy tergelitik untuk bertanya, daun ruku-ruku ini untuk masakan apa saja..
Dengan senang hati ibu kak Dessy memberikan jawaban, bahwa orang Padang memasak daun ruku-ruku untuk memasak gulai. 


Jika kemangi lebih sering untuk lalapan meskipun bisa juga untuk di tambahkan ketika masakan belum diangkat dari kompor.
Sedangkan daun ruku-ruku harus dimasak dulu.  Ini kebiasaan masyarakat Sumatera Barat. 


Kebetulan Sissy senang memasak dan mencoba resep baru, jadi alangkah baiknya jika menanam sendiri pohon ruku-rukunya, karena belum pernah jumpa orang jual daun ruku-ruku di pasar.





Sissy membawa pulang bunga ruku-ruku yang sudah kering untuk di tabur dan bibit pohon yang sudah tumbuh kira-kira 20 cm. Menurutnya supaya lebih cepat untuk diambil daunnya ketika ingin mempraktekkan resep gulai dengan daun ruku-ruku.
Eh, jangan lupa merawat tanaman yang lain juga ya...

#HariKe6
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar