Pagar Nyandar: REVIEW BUKU METAMORPROSES
Pagar Nyandar Punya Sabia

Instagram

Wednesday, March 13, 2019

REVIEW BUKU METAMORPROSES


Buku yang ditulis oleh Fazar Firmansyah ini menyebutkan tentang HIDUP ITU PROSES BUKAN PROTES.



Buku ini sangat ringan, tetapi bisa membantu memotivasi anak-anak yang kadang-kadang dilanda kegalauan, melihat temannya sudah melakukan pencapaian tertentu.

Setelah saya membaca buku ini, kemudian saya sharing kan pada anak-anak saya. 
Bahwa semua orang pasti ingin sukses di bidangnya masing-masing.
Belakangan, kesuksesan banyak diraih secara instan, bahkan ini tren menjadi pengusaha yang sedang booming.

Namun, kebanyakan tidak bertahan lama.
Padahal, mereka yang bertahan adalah mereka yang merintis usahanya dari nol hingga tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan besar.

Kerja keras saja tidak cukup, butuh mental tangguh, pantang menyerah, dan mengikuti passion bukan sekedar ikut-ikutan orang.


quote dari Henry Ford : Kegagalan adalah PELUANG untuk kembali lebih cerdas.

Seperti Bill Gates, Steve Jobs, Mark Zuckerberg. Mereka adalah pemuda-pemuda drop out dari kampusnya. 
Tetapi sekarang kita menikmati produk ciptaan mereka.

‌Kegagalan memang pahit, layaknya jamu, tapi bisa menyembuhkan. Dan kesuksesan adalah kegagalan yang bisa diatasi.
Termasuk mengatasi keadaan ketika mendapat PHP 😜

Menikmati proses menjadi orang yang "bermanfaat" (jangan berpikir jadi orang yang dimanfaatkan 😄). 
Dan jangan jadikan diri anda sebagai "korban", karena perilaku seperti ini nantinya menjadikan diri kita menjadi malas untuk maju.

Sebetulnya malas itu banyak ragamnya. Namun yang sering ditemui biasanya malas untuk mencari ilmu dan malas untuk menemukan potensi diri.



Jika kesulitan menemukan potensi diri, maka :
‌1. Tanyalah kelebihan dan kekurangan kita pada orang terdekat
‌2. Sharing dengan orang tua
‌3. Temukan orang yang menginspirasi
‌4. Lakukan yang kita cintai
‌5. Jangan menunda
‌6. Bersyukur, tidak gampang iri dengan setiap keadaan yang kita rasakan saat ini dan bagaimana cara kita merespon, adalah pilihan. 

Karena manusia hidup dalam dua zona. Yaitu zona yang bisa dikendalikan, dan zona yang tidak bisa dikendalikan.

- ‌Zona yang bisa dikendalikan, yaitu jika ingin meraih impian, sebisa mungkin harus ikhtiar mengusahakan membuatnya jadi nyata

- ‌Zona yang tidak bisa dikendalikan, yaitu ketika kita tidak bisa memilih jadi anak siapa, atau menolak jika meninggal saat itu juga.

Hidup itu perjalanan. Dan untuk sukses dalam perjalanan, dibutuhkan bekal atau modal.

quote dari Kofi Annan : MODAL UTAMA UNTUK MENGALAHKAN MEREKA YANG BERPENGALAMAN IALAH KETEKUNAN.

Pada saat fenomena batu akik, fenomena ikan louhan, bunga gelombang cinta, sampai pecinta burung, kita sering (melihat) orang latah ikut-ikutan dalam menangkap suatu hal. Padahal tren tersebut tidak bertahan lama.

Tidak ada yang salah memang. Ini adalah pilihan setiap orang.
Namun, jadi pengusaha itu sering berhadapan dengan ketidakpastian. Jika tidak memperhitungkan dan mempersiapkan dari awal, itu yang jadi masalah.

Begitu pun saat ingin jadi penulis.😊 
Ditengah perjalanan ternyata saya baru tahu, jika menjadi penulis itu perjuangannya berat.
Perjuangan penulis dalam menulis bukunya, harus mengorbankan tenaga, waktu dan pikirannya.

Ingat, 😍 
Passion tidak bisa dibohongi.

Mungkin dari contoh tadi, kita pernah menjadi pelakunya. 
Kita pernah melakukan suatu hal hanya karena ikut-ikutan tren dengan mengesampingkan passion.
Yang namanya ikut-ikutan, yang terjadi tidak akan lama. Seperti halnya efek soda. Meletup diawal, selanjutnya biasa saja.

Jadi, tidak akan meninggalkan jejak, sebab ketekunan adalah kunci kesuksesan.
Namun tidak semua orang bisa menekuninya, karena semangat harus tetap terjaga.

Bukankah Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi rutin, daripada amalan banyak tapi tidak rutin.

Konsisten. Meskipun berat dan banyak godaannya.
Kalau usaha kita masih kalah dengan kemalasan, dan rasa gengsi, impian tak akan mendekat.

Impian boleh besar, tapi take action mulai dari yang kecil dan sekarang. Namun tidak lupa untuk persiapan. Penting untuk mengukur kemampuan diri, dan fokus.
Tidak terpengaruh oleh komentator kehidupan. Dan tetap menjadi motivator terbaik untuk diri sendiri.

Pada akhirnya, kesuksesan tidak akan mengkhianati kerja keras. 
Apapun profesi kita saat ini, hasil yang didapat saat ini, tidak pantas dijadikan alasan untuk kemalasan, mencari kambing hitam, menyalahkan keadaan atau putus harapan.

Dan terakhir, ini adalah 5 tips agar bahagia:
‌1. Jangan penakut 
‌2. Jauhi dendam
‌3. Berdamai dengan masa lalu
‌4. Hargai orang disekitar kita
‌5. Tetap... bersyukur

Mari belajar berproses seperti metamorfosis kupu-kupu, yang mau melewati setiap proses, berani mengambil resiko, serta tetap mencoba dan belajar.
Demikian bedah buku dari saya, semoga bermanfaat.🌹

5 comments:

  1. rasanya dalam banget bacanya malam2 gini. Saya jadi ingin orang2 yang suka tepuk tangan sama burung2. Ramai dan heboh tapi hanya sejenak. terimakasih sharingnya bupo

    ReplyDelete
  2. Super sekali reviewnya, jadi lengen baca semuanya. Kayanya buku ini ga hanya cocok buat remaja tetapi buat panduan ortu dlm pengembangan diri anak-anak juga

    ReplyDelete