Pagar Nyandar Punya Sabia

Kamis, 18 Januari 2018

Jalan Dekat Rumah

Rasanya kurang piknik itu...
Ngga usah dipikir jauh-jauh, ngga enak deh pokoknya.



Anak-anak pernah bilang, kalau dirumah ngga ada kerjaan, daripada jadi kentang..mending jalan meskipun cuma ke belakang rumah.
Setidaknya ada yang membantu membuka pikiran, dan siapa tahu dapat wangsit.😄


Gerak dari rumah kearah utara, jarak tempuh cuma 1 km. Hehe.. ini cerita berangkat dan foto yang di dapat terbalik.
Jalan duluan, sekitar jam 15.00 wib, dan mengambil fotonya sambil jalan pulang..😄


****
Tanpa hambatan karena belum jam padat pulang kerja.
Ya, jalanan Bengkong Sadai meskipun bisa dibilang pelosok, termasuk jalanan yang ramai.  Karena sudah dipadati rumah dan ruko di sisi kanan kiri. 


Sepanjang jalan, kios-kios pedagang kuliner sudah menjamur dengan cepatnya.  Dan seolah tidak ada jam tidur, karena ada yang tetap buka sampai pagi menjelang.
Apalagi sekarang dari deretan Gapura Kampung Tua Sadai sudah berderet PKL yang berjualan barang-barang second dan bahkan ada juga pasar kaget yang berjualan segala sayuran dan ikan.


Gapura Kampung Tua Sadai


Bergeser lagi ke arah barat, semakin ramai karena telah berdiri mini market yang bekerjasama dengan wifi.id corner. 
Kadang-kadang ada yang menyewakan mainan mobil penggaruk tanah aka beco. 


wifi.id corner


Pasar kaget


Belum mentok perjalanan di Bengkong Sadai, lanjut ke arah Bengkong Laut.  Tentu sudah banyak yang tahu di sini ada Rumah Makan paling kondang bernama Golden Prawn. Tetapi kami tidak sedang ingin makan di restourant yang biasa orang menyebutnya GP itu, hehe..


Kami masuk ke tempat nongkrong dan wisata yang lumrah orang bilang GP meskipun bukan ke restourant tersebut.
Ada wahana bermain, beberapa Cafe, Ilumination , Hotel Golden Bay, tempat nongkrong muda-mudi dan kolam pemancingan.


Dan bukan hanya itu, sirkuit main gocar juga tersedia. Anjungan Rumah-Rumah Adat seluruh Indonesia pun hampir tiap hari dipenuhi orang meskipun hanya sekedar berfoto di miniatur Rumah Adat tempat asal mereka.

Di salah satu Anjungan


Selain Rumah Adat, didalam anjungan itu terdapat patung-patung hewan untuk memanjakan anak-anak untuk bermain dan berfoto.
Beberapa tahun yang lalu, ketika saya baru menginjakkan kaki di Bumi Madani ini, sempat menikmati kebun binatang kecil di sini. 
Waktu itu ada beberapa ekor ular yang besar-besar dan aneka burung yang sekarang sudah tinggal sangkarnya.


Dan yang tidak kalah tersohornya, sekarang ada Masjid dengan warna yang sangat terang, merah.
Sebuah  Masjid dengan corak kearah Tiongkok, bergaya mirip klenteng seperti yang ada di Anjungan.


Miniatur Klenteng


Adalah Masjid Cheng Ho.  Ketika saya sengaja berkunjung ke Masjid ini, tepat adzan Ashar berkumandang.
Saya sedang tidak bisa menunaikan ibadah sholat, jadi saya menunggu anak-anak saya untuk ikut sholat berjamaah.  


Masjid Cheng HO Batam


Sembari menunggu mereka keluar dari Masjid, saya perhatikan semakin sore semakin banyak pengunjung yang datang.  
Ada yang memang sengaja sholat berjamaah, karena memang dekat masjid ada perumahan dan mungkin juga para pedagang muslim di Pasar UKM Cheng Ho yang berada di samping masjid.
Ada juga beberapa orang Chinese yang berfoto-foto di depan masjid. 


Hari ini, mungkin sampai disini dulu jalan-jalan sore kami.  Mungkin besok masih akan datang ke GP lagi.  Karena masih ada wahana lainnya, wahana main air yang dekat juga dengan restourant Kapal Cheng Ho.


Di halaman Masjid Cheng Ho Batam


Sebelum saya bisa dan ada kesempatan jalan yang jauh.. saya puas-puasin jalan-jalan dekat rumah 😄
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca cerita saya..Dan mari singgah juga ke taman bacaan mbak Moniq..
Banyak kisah yang menginspirasi disana.

Everything happen for a reason..🌻🌹🌷

4 komentar:

  1. lah.. kalau rumahnya di bengkong sadai ya enak kak, dekat-dekat aja jalannya. rumah stay saya di nongsa, buseet jauhnya kalau mau main ke bengkong..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahah.. deket juga itu..
      deket bandara maksudnya..

      Hapus
  2. seru juga ya tinggal di bengkong

    jadi kepengen main ke bengkong

    bengkong itu hongkong kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tau aja..
      kalo suka, ada yang jual jungkong juga di hongkong swadebi..
      wkwkwkw

      Hapus