Pagar Nyandar Punya Sabia

Rabu, 24 Januari 2018

Main Sambil Belajar


Mengajak krucil main agak jauh dari rumah yang bawa peralatan tempur segambreng ya baru kemarin. Bagaimana tidak, kami harus bawa kompor, oven dan loyangnya sekalian..  Tapi ya disitulah keseruannya bagi kami.
Agenda hari ini kami akan belajar menghias cookies ala Sabia bersama ibu-ibu PKK Temiang dan murid-murid TK yang berkunjung di Wahana Wisata Edukasi Fisherism Tanjung Riau Sekupang Batam.


Setelah prepare dari semalam, paginya sibuk mau dibawa pakai apa 😄 Karena yang mau jemput bingung juga kalau bawaan banyak. Jadi saya usulkan  kami berangkat dengan taksi online saja.
Baru semenit, ditelpon lagi. Fix dijemput pakai mobil kantor Agribisnis.


Sesampai di kantor Agribisnis saya bertemu dengan beberapa teman UKM yang sudah duluan datang menggelar barang dagangannya di depan kantor.
Setelah say hello saya langsung masuk menuju ruangan bagian belakang untuk mengoper barang-barang kami.
Sembari menunggu kru saya menyiapkan semua sebelum ibu-ibu yang mau belajar datang, saya kembali menyapa teman-teman UKM di depan. Saya memesan jus mangga dan jambu Fanara, dan kacang bawang Ahdisya. 


sempat panik ketika klem slang dol


Beberapa saat menunggu, peserta sudah hadir dan kami segera memulai acara. 
Karena ternyata waktu yang diberikan hanya 60 menit, jadi saya hanya menjelaskan apa saja bahan yang diperlukan dan bagaimana cara membuat kukis stik ini. Awalnya ibu-ibu tersebut sempat sedikit protes karena ingin mengetahui pembuatan kukis dengan bahan nyata, tetapi setelah dijelaskan waktunya dibagi untuk 2 kelas, dan dijanjikan akan belajar bersama lagi di lain waktu barulah bisa dimengerti.


awal pembukaan



ibu-ibu menyimak materi


Sesekali harus mengulang-ulang untuk menjelaskan cara pembuatan, karena mungkin memang lebih mudah jika langsung praktek, namun karena waktu tidak memungkinkan, jadi harus bersabar untuk menjawab pertanyaan satu-persatu.


Kasubdit BP Batam pun antuisias ingin tahu cara menghias kukis


Semangat ibu-ibu terlihat ketika mulai menghias kukis. Gelak tawa mewarnai suasana siang itu. 
Beberapa ibu ada yang minta dirapihkan cara mengolesnya. Nah saat itulah suasana bertambah riuh karena ada yang protes.


"Way.. jan curang!"   maksudnya jangan curang


"Saya juga lah kalau gitu bu.."


Ada yang ini kalau dah jadi cantik ngga boleh dimakan.. sayang..


Dan saat semua sudah selesai menghias, saatnya saya mengumpulkan untuk di panggang sebentar.



menunggu pemanggangan kukis



Sambil menunggu kukis siap, ibu-ibu dipersilahkan untuk ishoma. 
Begitu juga saya sambil melihat anak-anak saya sedang menikmati pemandangan dibelakang kantor Agribisnis yang ternyata langsung berhadapan dengan laut. Krucil sempat mengabadikan beberapa gambar disana.


kukis bertema laut


Sebelum kelas pertama pulang dengan membawa kukis yang sudah matang, kami sempat berfoto-foto dulu sebagai kenangan bahwa pernah belajar bersama di Fisherism Tanjung Riau ini.

 Berfoto di loby Kantor Agribisnis


Di depan Kantor Agribisnis



Tiba saatnya Bapak Irfan Widyasa Kasubdit BP Batam menyambut kedatangan murid-murid TK yang habis berkunjung ke Kebun Fisherism yang jaraknya sekitar 1 km dari kantor Agribisnis. 
Murid-murid masih terlihat ceria meskipun waktu sudah pukul 13.00 wib.  Tetapi kelas kedua batal dilaksanakan, karena yang sudah merasa kelelahan adalah para ibunya..😄


Bisa di maklumi ya, karena bisa jadi ibu-ibu sudah sejak subuh mempersiapkan kebutuhan dan bekal krucil untuk perjalanan mereka ini.


Belanja di stand UKM sebelum pulang


Kalau gitu, kita juga beberes yuk.. Supaya lekas sampai dirumah dan segera prepare untuk orderan kue onde-onde untuk besok siang.
Lain hari kita juga berkunjung ke kebunnya, karena disana ada peternakan sapi dan kambing perah.
Selain itu, kedepan masih akan ada lagi wahana kolam ikan dan permainan. Disana kita juga boleh memberi makan kambing, kelinci dan lain-lain. 

Kita cari waktu yang pas ya bersama mbak Lumiati dan teman-teman..
Chaw..

11 komentar:

  1. kukisnya cantik ya mbak, semoga rasanya juga enak

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari testimoni yang masuk bilangnya sema suka, apalagi yang anak-anak, ngga ada bosennya

      biar ada bayangan.. gini kira-kira rasanya.. manis iya, gurih iya..
      tapi selera siy... hehehe

      makasiy udah mampir...

      Hapus
  2. Ponakan ku pasti suka nih yang kayak gini. Dulu ada acara chef cilik, bikin pizza di Harris hotel dia suka banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. chef cilik.... aku paling gemes sama anak-anak yang pinter masak...

      Hapus
  3. aku maunya main sambil makan makan aja kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. di acara nanti sore di bawain kukisnya mau?

      Hapus
  4. Anak ku pasti suka buat kukis kayak gini. Waktu ikut chef cilik Harris hotel, dia senang banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. disemangati terus bun... big hug buat krucilnya...

      Hapus
  5. Seru nih kegiatannya, maulah dicolek mb ev kalau ada even kaya beginian lagi 😍

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus