Pagar Nyandar Punya Sabia

Sabtu, 15 Desember 2018

TETAP KHUSYU SETELAH SHOLAT

Bersama Mas Alit di Masjid Jabal Arafah


Ketika kami mengunjungi perpustakaan di Masjid Jabal Arafah, kami juga melaksaksanakan sholat Ashar disana. Perpustakaan otomatis tutup saat menjelang adzan dikumandangkan. 
Bergegas kami mengambil air wudhu dan menunggu iqomah. 

Sesudah sholat adalah waktu seorang hamba bersama dengan Allah Sang Pengijabah doa. Maka dari itu, dalam doapun disyaratkan untuk khusyu' seperti halnya sholat.
Disaat saya sedang berdzikir dan memanjatkan doa, tiba-tiba Sissy mengangsurkan tangan untuk salim pada saya dan orang-orang disekitarnya. 

Sissy hanya mengikuti ibu-ibu yang dengan cepat beranjak dari duduk setelah salam.
Padahal, jika kami berjamaah dirumah, kami melakukan salim ketika semua sudah selesai berdoa. Saya terpaksa menyambutnya sambil melanjutkan berdzikir sejenak.

Kemudian, sambil melangkah menuju perpustakaan lagi untuk melanjutkan meminjam buku bacaan, saya memberikan penjelasan kepada Sissy tentang salim sesudah sholat tadi.
Hendaknya salim dilakukan setelah orang disekeliling sudah selesai berhubungan dengan Allah. Karena disaat itulah, kepasrahan diri total untuk Allah semata.

Sissy mengatakan hanya mengikuti ibu-ibu yang menjabat tangan Sissy lebih dulu. Baiklah, mungkin si ibu belum mengerti atau memang sedang terburu-buru untuk melakukan perjalanan lagi.
Mudah-mudahan Allah senantiasa mengijabah doa-doa kita semua, aamiin...


#harike5
#Tantangan10hari 
#GameLevel4 
#GayaBelajarAnak 
#kuliahBunSayIIP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar