Pagar Nyandar
Pagar Nyandar Punya Sabia

Instagram

Saturday, March 17, 2018

Corat-Coret Buku Saat Belajar

Masih berkaitan dengan gaya belajar anak, jadi saya ikut membaca buku Alit dan Sissy, hehe...
Apapun gaya belajar anak menurut penilaian yang dipilih, tetap saja memiliki tujuan yang sama yaitu mengoptimalkan kecerdasan otak.


Dan yang tercantum dalam buku Memori Super tulisan Chaterine Shanaz, setiap individu mempunyai kecenderungan untuk menggunakan salah satu belahan (otak) yang dominan dalam menyelesaikan masalah hidup dan pekerjaan.


Apabila terjadi ketidakseimbangan pada anak, misalnya suka melamun, malas untuk belajar itu ada kesalahan dalam menggunakan otak.
Biasanya ini terjadi saat dilanda kebosanan atau enggan bahkan phobia terhadap pelajaran tertentu.
Dan seringkali anak mencorat-coret bukunya. Ini seperti yang sering saya lakukan sewaktu saya masih sekolah...πŸ˜„


Ternyata menurut Chaterine Shanaz, perilaku corat-coret saat belajar bisa jadi justru untuk memudahkan dirinya untuk menangkap dan mencerna materi.


Ada cara yang lebih mudah membantu anak-anak untuk membuat catatan agar lebih mudah mengingat materi yang sudah diajarkan. 
Lagi-lagi ini sering saya lakukan, hanya saja saya belum mengetahui apa namanya...hehe...
Membuat Note-Making
  1. Membagi buku catatan menjadi 2 bagian, yaitu 2/3 dibagian kiri dan 1/3 dibagian kanan.
  2. Bagian kiri  :  catatan biasa ( rangkuman atau yang didiktekan orangtua/guru ), disebut Note-Taking. 
  3. Bagian kanan : kata kunci ( ide utama sesuai kata-kata sendiri), disebut Note-Making.


contoh Note-Making

Ini salah satu contoh Note-Making, kalau saya cenderung pada mind map meskipun tidak rapih.

#HariKe8
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst

Bocah-Bocah Istimewa

Dari buku 24 Bocah Istimewa Pemukau Dunia tulisan Ali Zaenal bersama Vira Luthfia Annisa,  Alit terinspirasi dengan kecerdasan kakak beradik Fahma & Hania yang menciptakan aplikasi  untuk anak-anak  juga Zachary Marks pencetus jejaring sosial media khusus anak-anak bernama Grom Social (Groms).


Fahma dan Hania belajar Power Point sampai mentok sebelum belajar Adobe Flash untuk animasi.
Ini yang menarik buat Alit, karena baru mendengar tentang Adobe Flash. 


Aplikasi ciptaan Fahma adalah: Bahana ( Belajar Huruf Warna Angka), DUIT  (Doa Usaha Ikhlas Tawakal), Enrich ( English for Children), Mantap (Matematika untuk Anak Pintar) dan Doa Anak Muslim.


Sedangkan Sissy membaca tentang  Tae Ho seorang bocah tanpa lengan yang mampu mandiri melakukan segala kebutuhannya secara mandiri.




Dengan kemampuan dan semangat belajar, semoga Alit dan Sissy juga dapat menginspirasi banyak orang nantinya..aamiin.
Everything happen for a reason....

#HariKe7
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst

Oka dan Oki

Bila kemarin Alit dan Sissy  membaca buku TUBUH-PEDIA tentang otak manusia, hari ini juga masih membaca buku tentang otak, kali ini dari buku MEMORI SUPER tulisan Chaterine Shanaz.


Otak sebenarnya terbagi dalam dua hamisfer (bagian) yaitu Otak Kanan (Oka) dan Otak Kiri (Oki). 
Penemu hamisfernya adalah Profesor Roger Sperry pada tahn 1960 dan mendapat hadiah Nobel pada tahun 1981.


Pada saat otak kanan sedang bekerja, otak kiri cenderung lebih tenang, demikian pula sebaiknya. 
Otak kanan berfungsi dalam hal persamaan, khayalan, kreatifitas, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna.
Otak kiri berfungsi dalam hal perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan dan logika. Ini jelas sekali tentang matematika hehe..


Tetapi menurut pak Otaka Arya yang saya tonton di youtube, matematika bisa dinikmati.  Dengan Metode AHA - MOKA (Matematika Otak Kanan)
https://www.youtube.com/watch?v=ZPlXm2HcV5A&t=2s 
Dan sekarang matematika tak perlu ditakuti.


#harike6
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst



Tuesday, March 6, 2018

Buku Tubuh-Pedia

Karena bukunya lumayan tebal, jadi kami membacanya bergantian secara estafet.  Buku apa sih?  
Hehe, ini lo Buku Tubuh-Pedia yang ditulis oleh Christina Wilsdon, Patricia Daniels dan Jen Agresta.




Bukunya menarik sekali.  Colourfull dengan foto-foto yang bagus, jadinya tidak bosan untuk membacanya.
Banyak hal yang saya pun belum mengetahuinya. Makanya saya juga senang banget bisa membacanya.


Bagian yang pertama kami baca adalah seputar Otak.  Ada beberapa point yang diambil sebagai rangkuman. 

  • Otakmu, pusat kendali tubuhmu. Sementara itu, tubuhmu melakukan jutaan hal yang bahkan tidak kamu sadari > seperti mencerna sarapan, membawa oksigen ke semua sel dari ujung rambut ke ujung kaki, dan dari telinga ke telinga.
  • Otak manusia mengagumkan, berpikir dan kreatif.


  • Otak senantiasa mendapat laporan dari anggota tubuh, bekerjasama dengan sistem endoktrin yang menghasilkan bahan kimia yang disebut hormon.
  • Otak menyimpan ingatan juga membuat pilihan, yang menimbulkan kebahagian, kesedihan dan ketakutan.

Sementara itu saja kesimpulannya. Masih banyak lagi yang harus dibaca mengenai anggota tubuh kita ini.
Sampai besok lagi....

#HariKe5
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst

Buku Islam Agamaku (IA) dan Adobe Illustrator (AI)


Buku Islam Agamaku berjudul Rukun Iman yang ditulis oleh Syahruddin El-Fikri telah dibaca Sissy.  Selesai membaca, saya suruh untuk menceritakan kembali kepada saya. Dan Sissy lumayan mengerti dengan apa yang telah dibacanya.


Buku setebal 77 halaman tersebut dibaca dalam waktu hampir 3 jam.  Itupun sambil sesekali menguap... πŸ˜ƒ
Tak mengapa, memang suasana yang panas cetar sangat mendukung untuk segera tidur, hehe....






Sedangkan Alit membaca buku tentang desain grafis.  Tentang Adobe Illustrator yang sempat di ajarkan oleh mentornya Acendy Claudio.  Menurut Alit agak sedikit rumit dibandingkan dengan Adobe Photoshop maupun CorelDraw.
Sebenarnya ada sedikit penasaran, ingin mencoba sendiri tadinya.  Tetapi karena tidak membawa laptop, jadi keinginan untuk mencoba jadi tertunda.






Semangat terus ya krucils membaca, memahami dan berlatih.  
Everything happen for a reason....

#HariKe4
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst

Monday, March 5, 2018

Aliran Rasa Calon Penulis






Begitu terbangun pagi hari tadi, saya langsung nyalakan handphone. Yang saya buka duluan aplikasi WhatsApp terutama di grup rumbel menulis.


Saya langsung mengetik mengucapkan salam dan sekalian minta ijin untuk datang terlambat di WORKSHOP SEHARI MENJADI BUKU.


Yess...
Sudah terkirim. Lega rasanya..
Bukan tanpa alasan sih tadi minta ijin terlambat itu.
Perkara terlambat bangun juga.. 😁, padahal alarm sudah di set jam 02.00 dinihari untuk melanjutkan menggoreng kerupuk tahu orderan dadakan seorang pelanggan loyal.
Yang mesti diantar sekitaran jam 9 atau 10.


Sambil menenangkan diri akibat gemeteran takut tak terkejar dan kondisi lapar, saya menggoreng telur ceplok setengah matang,  kebetulan ada setangkup roti tawar sisa semalam jadi dibikin roti ala sandwich.


Setelah cukup tenang.. baru saya bisa melanjutkan prepare menggoreng kerupuk.
Alhamdulillah.. jam 8 lebih sedikit sudah siap dikemas.
Sejenak selonjoran menunggu alarm bertuliskan  "mandi maaaaa"  yang di setting jam 8.30



                               ***


Jam 9.00 menghubungi pelanggan yang mengorder kerupuk tahu, bahwa sebentar lagi saya otewe ke kantor beliau.
Karena belum ada balasan, saya lanjutkan saja berangkat mengantar pesanan.


Tetapi sampai dikantor yang saya tuju, beliaunya belum datang..
Ya sudah.. Saya menunggu sebentar. 

Eh.. ternyata lama juga belum ketemu. Wah, alamat nih terlambatnya kebangetan 😳

Dan benar. Benar-benar saya telat yang parah. 😜
Mentor yang memberikan materi Menulis sudah selesai menyampaikan bahasannya, saya baru datang.. Hihi jadi malu...




Tetapi memang tidak ada kata terlambat untuk mencari ilmu..
Kosongkan gelas sekarang..  buka mindset, kembangkan mindmap.. 


Quotenya ini seolah menyuntikkan semangat  harta karun penulis adalah IDEA. 
Terima kasih mbak Henny, mbak Dwi Arum dan mbak Dian Ika yang telah membagikan ilmunya untuk kami para calon penulis ini..
Makin semangat lah saya jadinya, meskipun masih banyak menumpuk potongan-potongan cerita di draf saja.

Hatcha! Hatcha!
Everything happen for a reason

Sunday, March 4, 2018

Ketrampilan Membaca

Ketika ditanya perlukah ketrampilan dalam membaca, jawabannya pasti perlu.  Karena, jika membaca dengan suara keras dan bernada datar tentu akan membuat pendengarnya bosan dan mungkin juga tidak mengerti apa yang sedang dibacakan tersebut.
Maka diperlukan ketrampilan mengatur nada, dan memainkan tanda baca.


Ketrampilan membaca juga sangat dibutuhkan untuk seorang koki atau chef.  Hah? 
Yang benar saja....
Eh tapi itu benar lho!  Kalau hanya sekedar membuat masakan atau kue yang tidak terlalu rumit, tidak terlalu berpengaruh pada hasil masakannya.


Lain hal jika yang disodorkan adalah resep yang memakai bahan-bahan dengan tekhnik tertentu. Harus dipahami dan mengikuti cara originalnya dahulu sebelum akhirnya memodifikasi resep dengan cara sendiri.




Mengapa saya menuliskan ini? Karena saya mempelajari kegiatan Sissy dalam mengeksekusi bahan-bahan dalam menu yang akan disulapnya menjadi masakan.  Salutnya saya  kepada Sissy, saya tidak perlu mengulang-ulang dalam mengajari atau memberikan resep masakan. 




Jadi membaca bukan hanya pada buku yang ditulis oleh pengarang ternama. Buku resep keluarga pun bisa saja menjadi alternatif bacaan yang disarankan.
Karena saya pernah mengalami kegagalan akibat salah dalam membaca dan memahami resep.


Yuk... Belajar mengasah ketrampilan membacaπŸ˜ƒπŸ˜

#harike3
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst